Loader Asesspro

Apa itu HRM? Kenali Fungsi dan Strateginya

19 June 2026, 14:15

Apa itu HRM? Kenali Fungsi dan Strateginya image

Manajemen sumber daya manusia atau lebih akrab dengan singkatan HRM (Human Resources Management) berperan krusial bagi kesuksesan bisnis. Makanya, wajib bagi bisnis owner untuk mengerti apa itu HRM dan strateginya.

Apalagi pengelolaan sumber daya manusia yang kurang tepat bisa bikin perusahaan kesulitan mencapai visi dan misi. Yuk, kenali lebih baik tentang HRM, fungsi, dan strateginya.

Apa itu HRM? 

HRM singkatan dari Human Resources Management bisa disebut juga manajemen SDM. HRM merupakan pendekatan strategis dan proaktif dalam mengelola SDM perusahaan guna meningkatkan performa dan mencapai tujuan bersama.

Tujuan HRM meliputi mengatur, mengkoordinir, dan mengelola karyawan dalam suatu perusahaan. Prosesnya sendiri mencakup perekrutan, penempatan, onboarding, pelatihan, pemberian gaji, dan pengembangan.

Bagian HRM juga bertanggungjawab mengembangkan kebijakan untuk memastikan keamanan karyawan selama bekerja. Termasuk juga memastikan perusahaan mematuhi regulasi dan undang-undang terkait ketenagakerjaan yang berlaku.

Strategi manajemen HR yang baik mendukung kebutuhan karyawan sehingga dapat meningkatkan produktivitas dan motivasi kerja. Dengan begitu, karyawan bisa berkontribusi optimal dalam mewujudkan kesuksesan perusahaan.

Perbedaan HRM dan HRD

Masih banyak yang suka keliru atau bahkan menganggap sama HRM dan HRD. Padahal ada sejumlah perbedaan HRM dan HRD yang mendasar.

Seperti yang telah dibahas tentang apa itu HRM, tujuannya adalah mengelola seluruh karyawan. Manajemen HRM mencakup seluruh aspek terkait ketenagakerjaan.

Sementara itu, HRD (Human Resources Development) lebih fokus pengembangan dan peningkatan potensi karyawan. Praktiknya meliputi pengadaan pelatihan dan pengembangan karir.

Fungsi HRM

Selain mengerti apa itu HRM, penting untuk memahami fungsi-fungsi utama HRM. Berikut uraiannya:

1. Perekrutan Karyawan

Perekrutan merujuk pada proses pencarian dan penempatan tenaga kerja yang tepat untuk posisi tertentu. HR perlu mempertimbangkan kebutuhan pekerjaan, kemudian mencari kandidat dan melakukan seleksi karyawan.

2. Orientasi Karyawan

Orientasi atau onboarding merupakan masa pengenalan bagi karyawan baru untuk menyesuaikan diri dengan tugas dan lingkungan kerja. Biasanya, tahap onboarding meliputi penyambutan dan pelatihan dan bimbingan untuk mempersiapkan karyawan baru.

3. Pengembangan Karyawan

HR mendorong pengembangan karyawan dengan mengadakan pelatihan, workshop, dan program pengembangan karir. Karyawan yang memiliki skill baru akan lebih percaya diri dan termotivasi. Perusahaan pun mendapat keuntungan dengan peningkatan produktivitas kerja.

4. Kesehatan dan Keselamatan 

HRM juga bertanggungjawab dalam menjaga kesehatan dan keamanan karyawan. Dalam praktiknya meliputi memberikan jaminan kesehatan, perlindungan keselamatan kerja, dan perlindungan dari diskriminasi.

5. Pemberian Kompensasi

Pihak HR juga bertugas memastikan karyawan mendapatkan upah yang adil dan sesuai dengan standar industri. Selain gaji pokok, HR perlu memberikan bonus untuk performa tinggi dan peningkatan upah berdasarkan performa.

Strategi HRM yang Krusial bagi Perusahaan

Setelah memahami apa itu HRM, perusahaan perlu menerapkan strategi yang sesuai untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Berikut beberapa strategi penting HRM:

1. Menempatkan Karyawan Secara Tepat

Strategi HRM yang pertama yaitu penempatan yang tepat. Artinya, HR perlu merekrut tenaga kerja yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan posisi tertentu. Faktor lain seperti pengalaman biasanya juga jadi pertimbangan.

Dengan penempatan yang tepat, bisa tercipta lingkungan yang kondusif dan produktivitas kerja yang tinggi.

2. Membangun Komunikasi Terbuka

Komunikasi yang terbuka memungkinkan karyawan dan pihak manajemen bisa bertukar informasi dengan lebih lancar. 

Contoh penerapannya yaitu dengan menyediakan metode bagi karyawan untuk menyampaikan umpan balik, seperti kotak saran. Umpan balik ini akan membantu pihak HR untuk lebih memahami kebutuhan karyawan dan melakukan perbaikan yang sesuai.

3. Menerapkan Sistem Penghargaan

HR juga perlu menyediakan kebutuhan karyawan supaya mereka bisa bekerja dengan baik. Mulai dari fasilitas kerja, gaji yang sesuai, dan penghargaan.

Memberikan penghargaan bagi karyawan yang menunjukkan performa tinggi akan membuat mereka merasa dihargai, sehingga lebih loyal terhadap perusahaan. Adanya penghargaan juga dapat memotivasi karyawan lain untuk meningkatkan performa.

4. Mengevaluasi Kinerja Secara Rutin

Termasuk juga strategi HRM yang penting yaitu melakukan evaluasi kinerja karyawan secara berkala. Evaluasi berfungsi untuk mengukur performa karyawan dan pencapaian target kerja.

Perusahaan biasanya melakukan evaluasi menggunakan tes assessment untuk mengukur performa karyawan secara akurat. 

AssessPro menghadirkan berbagai jenis assessment karyawan untuk bantu mengukur dan meningkatkan performa dan produktivitas kerja. Solusi assessment ini menggunakan data psikometri dan tools HR terbaru untuk penilaian yang lebih akurat.

Layanan AssessPro juga termasuk laporan performa yang memudahkan dalam mengidentifikasi masalah. Hubungi AssessPro sekarang untuk dapatkan tes assessment kinerja terbaik.

5. Menerapkan Perbaikan dan Pengembangan

HRM juga perlu melakukan perbaikan untuk mengatasi masalah kinerja karyawan. Selain itu, HRM biasanya mengadakan berbagai program pengembangan, seperti pelatihan, seminar, dan workshop untuk meningkatkan skill.

Sekian penjelasan mengenai apa itu HRM berikut fungsi dan strategi utamanya. Supaya manajemen SDM efektif, perusahaan memerlukan tim HR yang memiliki keahlian di bidangnya. 

Share