Posisi HR development manager memegang peran yang penting dalam mengelola sumber daya manusia di sebuah perusahaan. Jika sebagian orang menganggap tugasnya hanya sebatas menangani pelatihan karyawan, kenyataannya tidaklah demikian.
Dalam praktiknya, HRD manager perlu memahami bagaimana kondisi dan kebutuhan karyawan. Tentu dengan tetap mengetahui arah perkembangan bisnis. Dengan strategi ini, program Human Resource Development akan memberikan dampak yang baik.
Skill yang Harus Dimiliki oleh HR Development Manager
Ada cukup banyak skill yang diperlukan untuk menempati posisi HR development manager. Kemampuan tersebut tidak hanya berkaitan dengan pengetahuan tentang HR, tetapi juga mencakup kemampuan interpersonal dan strategis.
1. Kemampuan Analisis
Seorang HRD manager wajib mempunyai kemampuan analisis karena berbagai keputusan terkait pengembangan karyawan sebaiknya didasarkan pada data. Artinya, penyisipan tabel program kerja HRD selalu melibatkan analisis yang berdasar.
2. Kepemimpinan dan Manajemen
Kemampuan manajemen ini memang diperlukan untuk mengatur berbagai sumber daya yang tersedia. Baik terkait pengelolaan waktu, anggaran, tenaga kerja, serta berbagai kebutuhan program pengembangan agar pelaksanaannya berjalan efektif.
Pemimpin HR yang baik perlu memberikan arahan, membagi tugas, serta memastikan setiap anggota tim memahami tanggung jawabnya. Untuk mewujudkannya, pimpinan HR sering kali mengasah pemahaman mengenai manajemen SDM di perusahaan yang sukses.
3. Kemampuan Menyusun Strategi Pengembangan SDM
Peran HRD dalam perencanaan karir dan menyusun strategi pengembangan SDM memang terbilang krusial. HRD manager harus punya kemampuan melihat pengembangan karyawan dari perspektif jangka panjang.
4. Kemampuan Komunikasi
Skill komunikasi yang jelas tentu akan sangat membantu kinerja HRD manager. Sebab, kinerjanya berkaitan dengan penyampaian program pengembangan kepada karyawan, berdiskusi dengan atasan, memberikan masukan, serta menjelaskan hasil evaluasi.
Tidak hanya menyampaikan informasi, kemampuan mendengarkan juga terbilang penting. HR perlu memahami keluhan, kebutuhan, dan aspirasi karyawan. Itulah sebabnya, kemampuan komunikasi jadi bagian penting dalam HR management.
Tugas dan Tanggung Jawab Utama HR Development Manager
Sejatinya, tanggung jawab seorang HRD manager sangatlah luas. Lantas, apa saja tugas utamanya selama bekerja di perusahaan? Berikut penjelasan lengkap yang mampu menjawab pertanyaan tersebut.
1. Merancang Program Pengembangan Karyawan
HR development manager bertugas merancang program yang membantu karyawan meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kompetensinya. Dapat berupa pelatihan teknis, soft skill, leadership training, coaching, mentoring, hingga program pengembangan karier.
Agar program yang dibuat tidak sekadar bersifat umum, HR manager perlu mengetahui kompetensi setiap karyawan secara lebih mendalam. Hasil asesmen dapat digunakan untuk melihat kekuatan dan potensi karyawan. Hal ini selaras dengan fokus dari Assespro.com.
Proses perancangan program pengembangan ini tentu membutuhkan banyak pertimbangan. Salah satunya adalah kesenjangan antara kompetensi yang dimiliki karyawan saat ini dan kompetensi yang dibutuhkan perusahaan.
2. Menyusun Strategi Pengembangan Talenta
Seorang HRD manager juga punya peran dalam menyusun strategi pengembangan talenta di perusahaan. Tujuannya agar perusahaan memiliki karyawan dengan kompetensi yang sesuai untuk kebutuhan jangka panjang.
Strategi ini dapat mencakup talent mapping, program career development, succession planning, hingga program khusus bagi karyawan dengan potensi tinggi. Artinya, pengembangan talenta sebaiknya tidak hanya berfokus pada kebutuhan posisi saat ini saja.
Umumnya, HRD manager akan berkoordinasi dengan berbagai pihak, terutama manajemen dan pimpinan setiap divisi. Dengan begitu, tugas dan fungsi HRD di perusahaan akan memberikan kontribusi yang lebih nyata terhadap keberlanjutan bisnis.
3. Mengevaluasi Kinerja dan Potensi Karyawan
Persoalan evaluasi kinerja selalu menjadi bagian penting dari tugas dan tanggung jawab HRD manager. Sebab, perusahaan bisa mengetahui pencapaian target dan penguasaan kompetensi dari masing-masing karyawan melalui evaluasi yang terstruktur.
Proses evaluasi sebaiknya dilakukan secara objektif dengan menggunakan indikator yang jelas. Untuk mendukung proses asesmen tersebut, pertimbangkan Assespro.com yang menyediakan layanan terkait asesmen dan pengembangan SDM.
HR manager perlu melihat potensi karyawan untuk mengambil tanggung jawab lebih besar di masa mendatang. Misalnya, karyawan dengan kemampuan kepemimpinan yang baik dapat dipertimbangkan untuk mengikuti program lanjutan.
4. Mengidentifikasi Kebutuhan Pelatihan dan Pengembangan
Setiap karyawan memiliki kebutuhan pengembangan yang berbeda. Itulah sebabnya, HRD manager perlu mengidentifikasi kompetensi apa yang masih butuh peningkatan. Caranya sering dilakukan melalui evaluasi kerja, survei, maupun analisis kebutuhan kompetensi.
Hasil identifikasi inilah yang kemudian menjadi dasar untuk menentukan prioritas pelatihan. Faktanya, identifikasi kebutuhan pelatihan juga perlu mempertimbangkan perkembangan dunia HR dan perubahan dalam lingkungan bisnis.
Contohnya, saat perusahaan memasuki pasar baru, karyawan tentu memerlukan kemampuan komunikasi, bahasa, atau pemahaman bisnis yang berbeda. Begitu pula penerapan teknologi baru yang bisa membuat karyawan membutuhkan keterampilan digital tertentu.
Penutup
HR development manager memiliki peran yang luas dalam membantu perusahaan mengembangkan kompetensi dan potensi karyawan. Bagi perusahaan yang ingin mengembangkan asesmen SDM secara lebih terstruktur, pertimbangkan Assespro.com.